Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Agama Islam
Penulis;
Dr. Evanirosa, S.Pd.I., MA
Jumlah halaman: 267
Ukuran Buku: A5 (14,8×21)
Versi Cetak: Tersedia
Versi E-Book: tersedia
Berat; 0 Kg
Harga; Rp; 155.000
Istilah Deep Learning yang digunakan oleh Mendikdasmen memiliki makna yang berbeda dengan istilah Deep Learning yang umum dikenal dalam bidang Artificial Intelligence (AI). Dalam konteks pendidikan, Deep Learning merujuk pada pendekatan pembelajaran yang menitikberatkan pada pendalaman konsep serta penguasaan kompetensi secara menyeluruh, meskipun ruang lingkup materi yang dibahas lebih terbatas.
Melalui pendekatan ini, peserta didik didorong untuk berpartisipasi aktif dalam proses belajar dan mengeksplorasi materi secara lebih mendalam. Dengan demikian, mereka tidak sekadar memahami permukaan topik, tetapi mampu menggali substansi dan merasakan makna dari setiap pembelajaran yang dijalani.
Pendekatan Deep Learning (pembelajaran mendalam) berbeda dengan Surface Learning (pembelajaran dangkal), yang cenderung mengejar keluasan materi tanpa memberikan ruang yang cukup bagi proses pemahaman dan penguatan kompetensi siswa. Akibatnya, peserta didik sering kali hanya menghafal banyak informasi tanpa benar-benar memahami, menghayati, maupun menikmati proses belajarnya.
Salah satu upaya strategis yang sedang disiapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah adalah penerapan pendekatan Deep Learning dalam kegiatan pembelajaran. Pendekatan ini dirancang untuk menggeser pola belajar yang selama ini cenderung mekanis dan berorientasi pada hafalan menuju proses yang lebih bermakna, reflektif, dan penuh kesadaran. Melalui Deep Learning, siswa diharapkan tidak sekadar menguasai materi pelajaran, tetapi juga memahami alasan dan tujuan mempelajarinya, mengaitkannya dengan rencana masa depan, serta menyadari relevansi ilmu tersebut dalam kehidupan nyata. Dengan demikian, proses belajar dapat terasa lebih menyenangkan dan mampu menumbuhkan motivasi untuk berkembang secara optimal.




Reviews
There are no reviews yet.