KETAHANAN HUTAN LINDUNG DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM
+ Free ShippingKETAHANAN HUTAN LINDUNG DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM
Penulis;
Hendrik S. E. S Aponno, S.Hut, M.Sc
Wilma Nancy Imlabla, S.Hut., M.Sc
Dr. Evelin Parer, S.Hut, Msi
Jumlah halaman; 180
Ukuran Buku: A5 (14,8×21)
Versi Cetak: Tersedia
Versi E-Book: tersedia
Berat; 0
Harga ; rp; 124,000
Jumlah halaman: VIII + 175
Hutan adalah area yang tertutup rapat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Area ini ditemukan di wilayah yang luas di dunia dan berfungsi sebagai penyerap karbon dioksida, habitat hewan, pengatur arus hidrologi, dan agen konservasi tanah, menjadikannya salah satu aspek terpenting dari biosfer Bumi.
Hutan adalah bentuk kehidupan yang tersebar di seluruh dunia. Kita dapat menemukan hutan di daerah tropis dan beriklim sedang, di dataran rendah dan pegunungan, di pulau-pulau kecil dan di benua-benua besar. Hutan adalah kumpulan tumbuhan dan vegetasi, terutama pohon atau tumbuhan berkayu lainnya, yang menempati area yang signifikan.
Pohon sendiri merupakan tumbuhan yang relatif tinggi dengan masa hidup bertahun-tahun, tidak seperti sayuran atau biji-bijian, yang hidup selama bertahun-tahun, dan oleh karena itu berbeda dari sayuran atau biji-bijian yang hanya ditanam selama satu musim. Pohon juga khas karena sangat mencolok, dengan batang kayu yang panjang dan tegak serta tajuk (mahkota daun) yang khas. Sekelompok pohon dianggap sebagai hutan jika mereka menciptakan iklim lokal dan kondisi lingkungan yang khas, berbeda dari daerah sekitarnya.
Berada di hutan hujan tropis seperti memasuki sauna yang hangat dan lembap, berbeda dari lanskap sekitarnya. Pemandangannya juga unik. Ini berarti bahwa semua tumbuhan dan hewan lainnya (hingga yang terkecil), serta berbagai unsur tak hidup, termasuk bagian-bagian penyusunnya, tidak hanya mengandung sumber daya alam berupa kayu, tetapi juga menawarkan kekayaan sumber daya non-kayu yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat melalui budidaya pertanian di kawasan hutan.




Reviews
There are no reviews yet.