KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA
Penulis;
Retno Heru Setyorini
Jumlah halaman; 231
Ukuran Buku: A5 (14,8×21)
Versi Cetak: tersedia
Versi E-Book: Tersedia
Berat; 0 Kg
Harga; Rp; 134.000
Proyeksi resmi jumlah penduduk di Indonesia menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk yang cukup besar akan terjadi dalam 25 tahun ke depan, meskipun laju peningkatannya akan melambat. Sebagaimana ditekankan dalam catatan singkat ini, pertumbuhan penduduk di Indonesia harus dapat dikelola, dan perubahan dalam struktur umur dalam banyak hal akan menguntungkan bagi pembangunan ekonomi yang lebih cepat, meskipun hal ini akan sangat bergantung pada kualitas perencanaan ekonomi dan sosial Indonesia serta kualitas perencanaan pembangunan. efisiensi pelaksanaan program pembangunan. Tantangan yang ada tidak boleh dianggap remeh. Misalnya, peningkatan jumlah penduduk, dan perkiraan peningkatan pendapatan per kapita yang stabil, akan menyebabkan peningkatan konsumsi yang sangat besar, kebutuhan akan pembangunan infrastruktur, dan permasalahan dalam menyelaraskan hal-hal tersebut dengan pelestarian lingkungan alam. Pembangunan daerah juga akan sangat bervariasi, dan redistribusi penduduk antar daerah, serta perbedaan tren struktur usia antar daerah, berarti respons kebijakan harus berbeda antar daerah.
Perkembangan penduduk merupakan salah satu faktor yang menjadi masalah karena ketidakseimbangan kepadatan penduduk ini mengakibatkan pembangunan yang tidak merata baik fisik maupun non fisik sehingga hasil-hasil pembangunan kurang dapat dinikmati oleh masyarakat.
Pertumbuhan penduduk secara langsung berimplikasi pada konsekuensi lingkungan dari kebutuhan akan peningkatan produksi pangan. Diantara akhir abad terakhir dan 2030, permintaan pangan di negara berkembang diperkirakan meningkat sebesar 2,0 persen per tahun dibandingkan dengan pertumbuhan penduduk sebesar 1,3 persen (Food and Agriculture Organization (FAO), 2012).
Berdasarkan penelitian (Puspita Sari et al., 2023) masalah kependudukan di Indonesia termasuk tingginya angka kelahiran, angka harapan hidup, jumlah penduduk, dan pemungkiman penduduk yang padat. Dengan demikian, pengendalian pertumbuhan penduduk mutlak diperlukan. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa pertumbuhan penduduk yang tinggi tidak hanya akan memperlambat pencapaian sasaran peningkatan kesejahteraan rakyat secara keseluruhan, tetapi juga akan mempengaruhi kesejahteraan keluarga dan perkembangan kualitas sumber daya manusia. Diperkirakan jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2017 sebesar 261.890.872 jiwa, pemerintah harus menekan laju pertumbuhan penduduk yang saat ini masih menjangkau di angka 1,4 persen atau sekitar empat juta per tahun, padahal targetnya adalah satu sampai dua juta per tahun sesuai target di 2025. Dampak kelebihan penduduk menurut (BILL RYERSON, 2023)




Reviews
There are no reviews yet.