EKONOMI KREATIF UNTUK UMKM
PENULIS;
Evalina Darlin
Badriyah
Frilla Gunariah
Yenia Endriastuty
Popon Rabia Adawia
Theresye Yoanyta Octora
Indria Widyastuti
Rina Nurhayati
Faridha Nurazizah Yasirrahayu
Tri Andriani
jumlah halaman; 242
ukuran buku; A5 (14,8×21)
versi cetak; tersedia
versi E-Book; tersedia
Berat; 0 kg
Harga; Rp; 134.000
Potensi-potensi ekonomi baru saat ini terus dikembangkan dalam upaya memenuhi kebutuhan fisik maupun non fisik masyarakat setiap negara secara khusus, maupun mayarakat dunia pada umumnya. Akhir-akhir ini potensi ekonomi kreatif ikut mendukung perkembangan ekonomi, yang lebih dikenal dengan istilah ekonomi kreatif dari yang sebelumnya ekonomi yang lebih mengandalkan Sumber Daya Alam (SDA).
Alfin Toffler dalam Munajat (2022), menyatakan bahwa perekonomian ekonomi dunia dibagi dalam tiga gelombang, yaitu gelombang ekonomi I, perekonomian lebih didominasi oleh perkembangan bidang pertanian; gelombang ekonomi II, perekonomian lebih didominasi oleh perkembangan bidang industri; gelombang ekonomi III, perekonomian berbasiskan teknologi informasi. Alfin memperkirakan akan adanya gelombang ekonomi IV yang juga disebut gelombang ekonomi kreatif, perekonoian berbasiskan pada ide ataupun gagasan yang kreatif serta inovatif.




Reviews
There are no reviews yet.